Aku tak mengerti mengapa dia singgah dikerajaan hatiku
Kenapa dia tega menembakkan panah cinta dihatiku
Dan kenapa aku memperbolehkannya lalu lalang dijalur utama hatiku
Yang aku tahu dihatiku selalu ada namanya
Dan pikiranku tak pernah lepas dari memory tentangnya
Dia seperti noda membandel yang sangat susah dilenyapkan
Dia seperti virus yang mengendap dilaptopku yang sangat susah diremove
Dan namanya dihatiku seperti ukiran di Candi Borobudur yang susah untuk dirusak
Setinggi-tingginya Gunung Himalaya, masih bisa didaki
Sedalam-dalamnya Samudra Hindia masih bisa diselami
Tapi takkan ada yang bisa menghitung seberapa besar CINTAKU kepadanya
0 komentar:
Posting Komentar